Hal Yang Membuat Jose Mourinho Tidak Lagi Menarik Untuk Klub Eropa

Jose Mourinho sempat mendapatkan kabar bahwa namanya muncul pada bursa pelatih Real Madrid untuk menggantikan Santiago solari. tapi pihak
Madrid lebih memilih Zinedine Zidane ketimbang Mourinho sebab para pemain senior seperti Sergio Ramos dan Karim Benzema mengatakan sang
mentor dapat menimbulkan masalah baru di Los Blancos nantinya. Pihak Madrid langsung berpikir ulang dan panjang untuk mendatangkan The Spesial One karena terakhir meninggalkan MU banyak cerita yang terhembus tidak enak didengar. Berikut hal dan fakta mengenai Mourinho yang akan kami bahas kali ini.

1. Sering Ada Masalah Dengan Pemain
Jose Mourinho memang punya ego yang tinggi sebab pelatih asal Portugal ini sering membuka aib anak asuhnya kepada publik. dimana pasti membuat para pemain lainnya tidak nyaman salah satu korban terbaru di Manchester United kepada pemain termahal Paul Pogba dan dulu saat di Madrid juga pernah bermasalah dengan Sergio Ramos.

2. Sering Konflik Dengan Pelatih Lainnya
dimana Mourinho memang dekenal sering menyindir pelatih yang menjadi rivalnya setelah bertanding. Salah satunya pada saat melatih MU dirinya
pernah menyidir dan menghina kepada pelatih Tottenham Hotspur bahwa masih belum pantas menjadi juara liga Premier League karena berbeda
dirinya yang sudah mengoleksi tiga gelar.

3. Taktik Lama Yang Sering digunakan
Jose Mourinho memang dikenal dengan taktik strategi gaya bermainnya sendiri dimana menyajikan kesuksesan Chelsea,Inter Milan dan Real Madrid tapi sayang zaman sudah berubah dan dirinya tidak beradaptasi dengan baik. dimana pelatih sekarang terus bervolusi dengan gaya bermain baru tapi Mourinho terus mempertahankan gaya bermainnya dulu.

Berikut Klub Besar Yang Sering Meminjamkan Pemainnya Sendiri

Sekarang pihak FIFA sedang menjalankan aturan terkait jumlah pemain yang bisa dipinjamkan klub dimana itu membuat aturan baru bahwa hanya
bisa diizinkan meminjamkan delapan pemain saja. Hal itu langsung berdampak pada beberapa klub besar yang dimana biasanya mereka meminjamkan pemain mereka dengan jumlah yang sangat besar yang bertujuan agar bisa mendatangkan pemain muda berbakat untuk memperkuat tim mereka dan sebagai gantinya pemain yang tidak memenuhi syarat harus dipinjamkan kepada klub lain. Berikut klub besar yang paling banyak meminjamkan pemain mereka kepada klub lain.

1. Manchester City
Klub inggris ini memang paling sering meminjamkan pemain mereka dimana hanya ada beberapa pemain yang dapat membela tim senior dan
diantaranya Manu Garcia, Aleix Garcia dan Patrick Roberts . para pemain tersebut sudah bergabung dan bermain 27 pertandingan untuk tim utama
City karena banyak pemain muda dan pada akhirnya yang tidak punya peluang bermain jangka panjang harus dijual ke klub lain.

2. Chelsea
diurutan kedua liga inggris masih ditempati Chelsea dalam meminjamkan pemain mereka. yang tentu banyak pemain dengan status pinjam bermain di klub terkenal. salah satunya beberapa pemain senior juga ikut dipinjamkan karena kurang puas akan peforma yang bermain di Chelsea diantaranya Alvaro Morata,Michy Batshuayi,Kurt Zouma dan Victor Moses.

3. Juventus
Juventus sudah meminjamkan banyak pemain mudanya agar bisa mendapatkan jam bermain banyak dan berpengalaman. ada pemain utama yang juga dipinjamkan salah satunya Gonzalo Higuain dimana dipinjamkan ke Chelsea karena Juve kedatangan pemain bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo agar mendapatkan tempat bermain jadi Higuain harus menjadi korban atas status menjadi pemain pinjaman.

United Yakin Untuk Menunjukkan Solskjaer Sebagai Pelatih Permananen Musim Mendatang

Manchester United semakin yakin dengan pilihannya untuk menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer sekaligus pelatih permanen pada musim yang akan datang. The Red Devils sudah siap memberikan kompensai kepada Molde yaitu klub yang berstatus sebagai pemilik Solskjaer.

Solskjaer dianggap berhasil mengubah Manchester United sejak dipilih untuk menggantikan posisi kepelatihan dari Jose Mourinho pada Desember 2018. Dirinya berhasil membawa Setan Merah meraih kemenangan sebanyak 14 kemenangan dari 17 laga yang dijalani mereka.

Manchester United memutuskan untuk merekrut Soskjaer dari Molde saat itu dengan status sebagai pelatih sementara dan pinjaman. Chief Executive Oficer Molde, Oystein Neerland menyatakan bahwa Solskjaer masih memiliki kontrak dengan Molde selama dua tahun lagi.

Manchester United semakin yakin dengan pilihannya untuk menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer sekaligus pelatih permanen pada musim yang akan datang

Namun sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh FIFA, Solskjaer tidak dapat memiliki kontrak dengan lebih dari satu klub, oleh karena itu kontraknya yang masih dengan Molde bisa dibatalkan semenjak Solskjaer menjadi manajer sementara Manchester United pada bulan Desember 2018.

Berdasarkan laporan dari The Sun, Manchester United tidak memiliki kewajiban untuk membayar Molde karena kesepakatan Solskjaer yang sudah dibuatnya di Stadion Aker pada Desember 2018. Namun pihak manajemen Manchester United masih ingin menjaga hubungan baik dengan Molde.

Oleh karena itu juga, klub raksasa asal Inggris ini akan memberikan kompensasi kepada Molde. Berdasarkan kabar yang beredar, Manchester United tetap akan membayar klub Norwegia sebesar 6 Juta Poundsterling atau sebesar 110 Milliar.

Luka Modric Curhat Soal Kinerja Real Madrid Pada Musim Ini di Twitter

Satu pekan terakhir ini mungkin akan menjadi pekan yang memberatkan untuk Real Madrid. Kalangan dari para penggemar setia Madrid juga merasa terpukul dengan performa klub kesayangannya tak seperti biasanya.

Keadaan yang berbeda tersebut dirasakan oleh salah satu pemain bintang asal Real Madrid, Luka Modric. Pemain tersebut bahkan menggunakan akun sosial media Twitter nya untuk curhat colongan dan menuliskan apa yang menjadi unek-uneknya selama ini.

Pemain yang kini sudah berusia 33 tahun ini menegaskan bahwa timnya akan bangkit dari masa sulit yang dialami saat ini.

Modric menuliskan, “Keadaan yang terjadi saat ini di Madrid adalah pekan terberat dalam karir saya. Sukses itu bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan bagaimana anda bisa bangkit dari keterpurukan”

Satu pekan terakhir ini mungkin akan menjadi pekan yang memberatkan untuk Real Madrid

Gelandang asal Kroasia ini mungkin tidak akan menyangka akan menghadapi awal musim yang sangat suram seperti saat sekarang ini. Musim tahun lalu, dirinya memimpin timnas asal Kroasia keajang Piala Dunia.

Walaupun harus takluk dari Prancis, performa apik dari Modric membuatnya berhasil memenangi sebuah penghargaan piala Golden Ball dan Ballon d’Or 2018. Namun pada musim 2018 – 2019 ini, Los Blanco jauh dari performa dan prestadi apiknya.

Sampai sekrang belum ada tanda-tanda dari Los Blancos untuk bisa mencapai target, bahkan beberapa target yang sudah ditetapkan oleh mereka sudah tidak mungkin bisa dicapai. Real Madrid sudah dipastikan sudah tersingkir dari ajang Copa del Rey dan Loga Champions.

Los Blancos sudah tertinggal 12 poin dari Barcelona yang saat ini masih bertahan dipuncak klasemen sementara la Liga musim ini.

Callum Hudson-Odoi Ingin Ikut Jejak Eden Hazard

Gelandang serang asal Chelsea, Eden Hazard menjadi sosok panutan untuk sebagian pemain muda Chelsea. Salah satu diantaranya yang ingin mengikuti jejak karir dari pemain asal Belgia ini adalah Callum Hudson-Odoi.

Untuk Hudson-Odoi sendiri, Eden Hazard adalah sosok pemain yang menginspirasi untuk bisa memajukan diri sebagai pemain yang profesional dan bisa memiliki kemampuan diatas rata-rata. Hal ini merupakan sebuah langkah awal untuk pemain muda meniru kesuksesan seniornya di Stamford Bridge.

Hudson-Odoi berharap bisa menyamai prestasi dari Eden Hazard. Hazard memulai karir di Chelsea pada 2012. Dirinya sudah tampil dalam 337 laga disemua ajang kompetisi dan sudah berhasil mencetak 104 gol.

Gelandang serang asal Chelsea, Eden Hazard menjadi sosok panutan untuk sebagian pemain muda Chelsea

Hazard yang kini sudah berusia 28 tahun ini juga sudah berhasil memenangi dua gelar ajang Liga Inggris, satu gelar ajang Piala FA, dan satu gelar ajang Piala Liga serta satu gelar piala ajang Liga Europe.

Hudson-Odoi yang saat ini masih tergolong pemain muda sangat berharap bisa meniru jejak emas dari pemain seniornya di Chelsea. Apalagi saat ini kedua pemain tersebut bermain diposisi yang sama yaitu diposisi Winger atau gelandang serang.

Dilansir oleh meda Soccerways, Hudson-Odoi mengatakan, “Saya sangat menghormati semua orang yang berkarir di Chelsea tetapi saya juga juga berharap bisa berlatih dengan Hazard dkk. Mudah-mudahan saya bisa berada ditempat mereka suatu hari nanti”.

Eden Hazard Ungkap Chelsea Siap Barjuang Untuk Bisa Finish Di Empat Besar

Eden Hazard pastikan bahwa timnya Chelsea sudah siap untuk berjuang untuk bisa finish diposisi empat besar sampai akhir musim ini. Saat ini Chelsea sedang berjuang melakukan persaingan dengan tiga klub lainnya untuk bisa mengamankan posisi tersebut.

Hazard menyatakan, “Kami saat ini sedang melakukan pendiskusian mengenai hasil laga Arsenal dan Tottenham. Saat ini mereka sedang sama sama kehilangan dua poin dipapan klasemen. Musim ini persaingan untuk bisa finis diposisi empat besar sangat sulit dan ketat”,

“Tidak hanya empat klub yang besaing, melainkan ada enam klub yang melakukan kompetisi. Kami masih ada sepuluh laga sampai akhir musim ini. Satu-satunya jalan untuk bisa menempati posisi tersebut adala menyapu bersih poin dari semua laga yang akan kami jalani selanjutnya”, ungkap Hazard

Eden Hazard pastikan bahwa timnya Chelsea sudah siap untuk berjuang untuk bisa finish diposisi empat besar sampai akhir musim ini

Sampai saat ini, Chelsea masih bertahan diposisi keenam klasemen sementara. Mereka tertinggal dua poin dari Manchester United yang saat ini berada diposisi keempat dipapan klasemen sementara Premier League”.

Diakhir musim kemarin, Chelsea mampu meraih kemenangan dengan skor akhir 2 – 1 kontra Fulham, Kemenangan tersebut menjadi kemenangan terpenting karena The Blues mampu kembali mendekati posisi keempat dipapan klasemen sementara.

Walaupun belum bisa dipastikan Chelsea akan bertahan sampai musim mendatang, Eden Hazard masih memiliki ambis untuk bisa mengantarkan klun tersebut untuk bisa finish diposisi keempat besar agar bisa kembali berkompetisi dalam ajang Liga Champions.

Jorge Valdono Anggap Vinicius Junior Berpeluang Menjadi Bintang Besar

Eks Direktur asal Real Madrid, Jorge Valdano berpendapat bahwa Vinicius Junio memiliki peluang untuk menjadi sosok pemain bintang besar untuk kedepannya. Dirinya juga berpendapat bahwa Vinicius masih belum menjadi pemain yang kompeten.

Real Madrid merekrut Vinicius Junior dari Flamengo pada bulan Mei 2017. Namun transfer tersebut baru dianggap efektif pada bulan Juli 2018. Hal tersebut dilakukan El Real karena masih menunggu Vinicius mencapai usia 18 tahun.

Diawal kepelatihannya, Vinicius ditempatkan di Real Madrid Castilla oleh Julen Lopetegui. Tetapi sejak kepelatihan diambil alih oleh Santiago Saaru, Vinicius mendapatkan kesempatan untuk bermain di tim utama bersama dengan yang lain.

Eks Direktur Real Madrid, Jorge Valdano berpendapat bahwa Vinicius Junio memiliki peluang untuk menjadi sosok pemain bintang besar untuk kedepannya

Dengan demikian, Vinicius mampu memperlihatkan kemampuan positifnya. Dengan performa yang dimiliki oleh Vinicius, Valdano beranggapan bahwa pemain yang kini berusia 18 tahun ini masih sangat membutuhkan banyak belajar guna untuk menunjang perkembangannya.

Valdano mengatakan, “Pada musim ini, Real Madrid masih memiliki sebuah kelemahan yang belum pernah diketahui yaitu klub tersebut selalu mempercayakan pemain muda untuk menjadi penentu laga yang dijalani mereka”,

“Saya bukanlah sosok yang tidak tahu akan performa dan kemampuan yang dimiliki Vinicius. Dirinya adalah pemain muda yang bagus namun dengan seiring berjalanya waktu dia memang masih membuthkan banyak latihan dan pergalaman yang lebih untuk meningkatkan performanya” tutup Valdano

Semenjak dipromosikan ke tim utama Real Madrid, Vinicius Junior sudah berhasil mencatatkan empat gol dari 256 laga yang sudah dijalankan Los Blancos.

Romelu Lukaku Ungkap Timnya Harus Finish Diempat Besar

Penyerang asal Manchester United mengungkapkan bahwa timnya wajib harus bisa meraih kemenangan. Lukaku berpendapat bahwa mendapatkan sebuah poin penuh akan mampu menjaga peluang Manchester United mampu finish diposisi empat besar dipapan klasemen sementara Premier League.

Semenjak berada dibawah kepelatihan dari Ole Gunnar Solskjaer, The Red Devlis tampil dengan memukau dalam ajang Premier League. Dari 11 laga yang dijalani mereka, Manchester United susah mampu memperoleh sembilan kali kemenangan dan harus ditahan imbang dua kali.

Baru baru ini, skuat berjulukan Setan Merah ini berhasil menaklukan Crystal Palace dengan skor akhir 3 – 1 pada laga pekan ke-28 dalam ajang Premier League di Stadion Park, Rabu (27-02-2019) WIB. Ketiga gol tersebut dicetak oleh Romelu Lukaku dimenit ke-33 dan diimenit ke-52 serta Ashley Young dimenit ke-83 sedangkan untuk gol balasan dari lawan dicetak oleh Joel Ward dimenit ke-66.

Penyerang asal Manchester United mengungkapkan bahwa timnya wajib harus bisa meraih kemenangan

Dengan hasil ini, Manchester United saat ini berada diposisi ke-5 klasemen sementara Premier League dengan total perolehan poin 55 poin dan hanya terpaut satu poin dari Arsenal yang saat ini berada diposisi keempat diklasemen sementara Premier League.

Lukaku mengatakan, “Dalam laga seperti ini, memang haruslah meraih kemenangan. Saya sangat gembira untuk beberapa pekan kedepan karena dengan para pemain yang kami miliki yang bisa dibilang memiliki kualitas yang bagus akan mendapatkan hasil yang bagus juga”,

“Saat para pemain kami harus terkena cedera, kami selalu berharapa semoga mereka dapat memberikan kami sebuah dorongan yang dibutuhkan untuk bisa selesai diposisi setinggi mungkin di setiap laga yang dijalani kami”, tutup Lukaku

Ketidaktertarikan Juventus Pada Gonzalo Higuain di Musim Mendatang.

Juventus berharap kepada Chelsea agar mau memanenkan pemain striker mereka, Gonzalo Higuain. Klub berjulukan I Bianconeri ini berpendapat bahwa Higuain sudah sangat tidak membutuhkan pemain tersebut di Turin.

Diawal musim kemarin saja, Higuain dipaksa untuk meninggalkan Juventus. Dirinya bergabung dengan AC Milan dengan status pemain pinjaman setelah Juventus berhasil mendatangkan Cristiano Ronaldo ke Turin.

Dan pada awal bulan Januari, Gonzalo Higuain kembali pindah keklub lain dan kali ini dirinya memutuskan untuk pindah ke Chelsea untuk melakukan reuni dengan Maurizio Sarri. Dilansir media Il Corriere Di Torino, Juventus sendiri sangat mengharapkan Chelsea untuk bisa memanenkan Higuain.

Hal tersebut diminta Juventus karena mereka sudah tidak ingin pemain striker tersebut ditim mereka. Juventus juga tidak berharap Higuain untuk kembali lagi karena mereka sudah kelebihan pemain khususnya pada posisi penyerang.

Juventus berharap kepada Chelsea agar mau memanenkan pemain striker mereka, Gonzalo Higuain

Sampai sejauh ini, Juventus masih mengandalkan sosok Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala dan Mario Mandzukic sebagai pemegang posisi tersebut, tetapi dari ketiga striker tersebut, Dybala sudah sangat kurang mendapatkan kesempatan bermain.

Dengan keadaan tersebut membuat mereka merasa tidak perlu lagi mendatangkan striker baru ditim mereka sehingga mereka berharap sang striker harus tetap di Chelsea. Selain itu untuk menjaga keseimbangan klub, mereka juga ingin menjual Higuain untuk mendapatkan dana segar.

Juventus memang memiliki rencana untuk memperkuat timnya pada musim panas mendatang. Mereka sangat membutuhkan beberapa pemain baru yang berkualitas agar mereka bisa meraih banyak kesuksesan pada ajang Liga Champions.

Pelatih Dari Arema Memberikan Saran Untuk Pemain Timnas Indonesia

Simon Mcmenemy memcoba membagi pegalaman nya dalam bermain sepak bola ke pemain timnas indonesaia untuk bermain lebih baik dari sebelum nya di mana kehadiran dari pelatih asal bosnia memberikan masukan yang dapat membuat pemain dari timnas indonesia semakin bagus dan maju dalam bertanding di mana Simon Mcmenemy selalu merasa banyak nya kekeurangan dari pemain timnas indonesia yang harus di ubah menurut nya dari awal di amatin nya tidak ada sadaran dari pemain timnas indonesia untuk memnutuk kelemahan dari pemain tersebut

Simon Mcmenemy mencoba untuk memsadar kan pemain timnas indonesia agar mampu mejadi pemain yang mampum memgalahkan pemain cabodia di mana di mana kelemahan dari pemain di mana Simon Mcmenemy memberikan beberapa pesan penting yang sangat membantu timnas indonesia  untuk memperkuat pertahanan dari pemain tersebut di mana  kesempatan yang di meliki oleh timnas indonesia untuk memnang di laga piala presiden membuat tiem tersebut tampil lebih menarik dan

Pelatih Arema sempat lemas untuk mem perkuat pemain dari klub nya diri nya masih kurang memperhatikan beberapa masukan yang di membuat pelatih dari Arema sempat terbuka akan beberapa maukan yang bagus untuk pemain dari timnas indonesia tersebut semakin kuat dalam mememukan banyak cara yang bagus untuk memperbaiki strategi untuk memperkuat timnas indonesia yang lebih kuat dari sebelum nya