Spurs Optimis Mampu Bungkam Bayern di London

Manajer Tottenham Hotspur, Maurichio Pochettino terlihat optimis akan peluang timnya untuk bisa mendapatkan poin sempurna kala menjamu Bayern Munich di laga kedua fase Grup B Liga Champions Rabu dini hari WIB.

Pochettino mengaku bahwa timnya saat ini tengah berada dalam kondisi terbaik dan siap memberikan penampilan maksimal di pertandingan kali ini. Meski banyak pihak yang lebih mengunggulkan Bayern, namun Pochettino yakin mental dan motivasi dari para pemain Spurs akan mampu membuat timnya mencatatkan hasil maksimal di pertandingan nanti.

“Saya sangat bahagia dengan skuat yang ada dan kami tengah berada dalam kondisi dimana segal sesuatu mungkin untuk terjadi. Sangat normal untuk berbicara ketika Anda tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Anda harus selalu termotivasi dalam sepakbola. Kita harus selalu kuat dan tenang. Mentalitas utama kami adalah semangat dan kepercayaan,” ungkap Pochettino.

Optimisme yang sama juga dimiliki oleh salah satu penggawa dari Spurs yakni Jan Vertonghen. Pemain berpaspor Belgia itu mengaku sangat yakin bahwa timnya akan tampil lebih baik di pertandingan kedua ini sehingga bisa meraih hasil yang mereka harapkan. Meski tetap mengakui bahwa Bayer berstatus unggulan di pertandingan nanti, namun Vertonghen optimis timnya bisa mengamankan tiga poin penuh di markas sendiri.

“Kami terus berkembang menjadi semakin baik setiap tahun. Musim lalu kami berhasil melaju hingga ke partai final Liga Champions. Beberapa pemain baru datang dan saya kira itu situasi yang bagus. Saya merasakan banyak kegembiraan di ruang ganti. Musim lalu kami tampil di final dan musim ini kami ingin mengulangi hal tersebut. Bayern akan berstatus unggulan di pertandingan ini, namun kami semua tahu apa yang harus kami lakukan,” ujar Vertonghen.

“Suasana hati semua pemain sangat baik saat ini. Hal itu karena kami mampu meraih kemenangan di pertandingan sebelumnya di ajang Premier League akhir pekan lalu. Saya kira itu akan menjadi modal yang sangat bagus bagi semua pemain untuk memberikan performa terbaik di pertandingan melawan Bayern. Kami ingin kembali menunjukkan siapa kami musim ini,” tegasnya.

Reus Berharap Messi Fit Kontra Dortmund

Laga sulit sudah menanti Borussia Dortmund di pertandingan pertama babak fase grup Liga Champions 2019-2020 dini hari nanti dengan menjamu raksasa Spanyol, Barcelona. Jelang pertandingan ini, pemain bintang sekaligus kapten tim Dortmund, Marco Reus mengakui bahwa laga nanti akan berjalan sulit bagi timnya.

Meski layak diunggulkan untuk bisa memetik tiga angka penuh di markas Dortmund, namun Blaugrana terancam tidak bisa diperkuat oleh mega bintang dan kapten tim mereka yakni Lionel Messi. Pemain berpaspor Argentina itu memang belum sekalipun dimainkan Barcelona dalam beberapa pertandingan awal Liga Spanyol akibat cedera yang ia dapatkan ketika memperkuat timnya di laga pramusim.

Meski sejauh ini belum mendapatkan menit bermain sama sekali bersama skuat Barcelona, namun Messi telah ikut bersama rombongan ke Jerman dan kabarnya telah menjalani sesi latihan secara penuh. Hal itu membuat kans Messi untuk tampil di pertandingan nanti cukup besar.

Ernesto Valverde selaku juru taktik Barcelona menegaskan bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah pemain berjuluk La Pulga itu akan dilibatkan dalam pertandingan nanti atau tidak, namun Reus justru berharap agar Messi dalam kondisi fit dalam pertandingan ini sehingga dirinya akan turun bermain. Reus menyatakan bahwa Messi merupakan pemain terbaik di dunia dan ia sangat ingin untuk bisa menghadapi Messi di pertandingan nanti.

“Kami akan melakoni pertandingan berat menghadapi Barcelona. Kami tentu harus melangkah maju, berupaya untuk bisa menciptakan peluang mencetak gol sebanyak mungkin untuk bisa mendapatkan gol. Saya tentu akan merasa sangat senang jika Messi cukup fit untuk tampil di pertandingan nanti karena saya ingin melawan pemain terbaik di dunia,” pungkas Reus.

Dalam gelaran kali ini Dortmund memang terundi untuk berada di grup yang sangat sulit di ajang Liga Champions. Selain harus menghadapi Barcelona, Dortmund juga berada satu grup dengan wakil Italia, Inter Milan serta satu tempat tersisa ditempati oleh Slavia Praha.

Musim lalu Dortmund sukses melaju hingga ke babak knock-out sebelum disingkirkan oleh wakil Premier League, Tottenham Hotspur dengan agregat telak 4-0.

Ajax Harus Bisa Melihat Kemenangan Tottenham Dengan Sakit

Ajax gagal untuk maju di final Liga Champions pada hari Rabu dengan cara yang cukup menyakitkan, tidak ada yang tahu sebuah hasil pertandingan sampai wasit meniupkan peluti panjang, klub dari Amsterdam tersebut kehilangan goal dan kembalinya ke Tottenham Hotspur di Johan Cruijff ArenA 2-3 setelah pertarungan yang menegangkan karena gol yang sangat  dekat di waktu injury time babak kedua.

Di tengah perjalanya laga tidak tampak ada yang salah sama sekali untuk tim Ajax ketika bermain. Tim asuhan Erik ten Hag berada dalam keunggulan 2-0 yang nyaman melalui gol-gol oleh Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech, tetapi setelah turun minum hal itu benar-benar hancur  ketika Lucas Moura mencetak hattrick.

Tottenham berhasil menebus kekalahan 0-1 pada minggu lalu dan akan maju menghadapi Liverpool pada Sabtu nanti 1 Juni di Madrid, di sisi lain The Reds menimbulkan sensasi besar dan heboh pada hari Selasa dengan menghilangkan defisit 0-3 di semifinal lainnya melawan FC Barcelona  4-0.

Tercatat Ajax berada di final Liga Champions untuk terakhir kalinya pada musim 1995/1996. Tim pelatih saat itu adalah Louis van Gaal kemudian hilang sebagai bek gelar setelah penalti dari Juventus.

Musim ini Ajax masih memiliki dua perlombaan untuk dua hadiah yang masih bisa mereka raih. Ibukota sudah mengambil Piala TOTO KNVB pada hari Minggu denagn kemenangan 0-4 atas Willem I) dan juga hampir menaklukkan gelar nasional biasanya kemenangan di FC Utrecht dan De Graafschap sudah cukup.

Pochettino Membela Staf Medis Setelah Diagnosis Kontroversial ke Vertonghen

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino percaya bahwa staf medisnya bertindak baik di sekitar cedera kepala Jan Vertonghen. Jika staf medis saya memberi tahu saya untuk mengganti pemain, saya tidak meragukannya.

Setelah setengah jam lebih sedikit, Vertonghen bertabrakan dengan Toby Alderweireld: dia menuju penuh di belakang rekan senegaranya dan rekan satu timnya. Dia mencoba untuk sementara waktu setelah perawatan yang lama, meskipun dia mengalami pendarahan hebat, tetapi harus menghentikan perkelahian sedikit kemudian. Groggy, yang tampaknya mual dan didukung oleh beberapa anggota staf, Vertonghen mengunjungi katakombe. Setelah pertandingan, mantan pemain Ajax mengumumkan bahwa cedera saya relatif buruk.

Namun demikian, ada banyak kritik setelahnya. Meskipun wasit Antonio Mateu Lahoz juga tampaknya memiliki keraguan tentang fakta bahwa Vertonghen kembali ke lapangan, staf medis Tottenham memberikan izin untuk ini. Saya tidak terlibat, kata manajer Pochettino sesudahnya. Dokter kami membuat keputusan ini. Adalah penting bahwa protokol diikuti dalam situasi seperti itu, dan dia melakukannya.

Pochettino percaya bahwa dokternya telah bertindak baik. Tentu saja saya khawatir, ini pada akhirnya tentang kesehatan pemain. Staf medis kami memutuskan bahwa Jan dapat melanjutkan karena dia merasa baik-baik saja pada saat itu. Tetapi ketika dia merasa tidak enak kemudian, dia harus menyingkirkannya.

Jika staf medis saya memberi tahu saya untuk mengganti pemain, saya tidak ragu tentang itu. Mereka adalah bos, saya tidak akan pernah meragukan mereka. Sama seperti Vertonghen sendiri, pemain Argentina itu menegaskan bahwa kerusakan terakhir tidak terlalu buruk. “Dia baik-baik saja sekarang. Dia berjalan dan lebih santai. Kita harus mengawasinya, karena itu ledakan keras, tapi dia baik-baik saja untuk saat ini.

PORTO VS LIVERPOOL DI LIGA CHAMPIONS

Jurgen Klopp telah memperingatkan para pemain Liverpool pertandingan mereka di perempat final Liga Champions masih jauh dari selesai saat mereka bersiap menghadapi Porto di leg kedua pada hari Rabu.

Porto menderita kekalahan kandang terberat mereka di kompetisi Eropa melawan Liverpool di Liga Champions musim lalu, dengan The Reds menang 5-0 dalam pertandingan babak 16 besar.

Liverpool akan pergi ke Portugal dengan keunggulan 2-0 dari leg pertama setelah gol dari Roberto Firmino dan Naby Keita, tetapi Klopp tahu pertandingan masih jauh dari selesai.

Dia mengatakan: “sangat Jelas 2-0, apa itu yang akan kami lakukan? Itu pertanyaannya yang paling sederhana ini untuk ditanyakan kita akan melakukan segala.

“Mereka selalu memilikinya permainan intens yang tinggi di atmosfernya intens paling tertinggi. Dari tendangannya pertama mereka lakukan akan pergi ke arah yang sangat jelas.

“Kami bisa membandingkan sedikit dengan pertandingannya Manchester City di tahun lalu oleh ketika kami unggulnya 3-0 dan semuanya orang berpikir dengan setengah jalannya.

“Kami akan pergi kesana untuk memenangkan pertandingan, itu rencananya. Ini tidak mudah kami tahu itu, tapi kami tidak boleh memikirkannya hal lain lagi karena itu akan selalu tujuannya.”

Porto telah kehilangan pertandingan pertama pada babak sistem gugur Piala Eropa dengan 2 gol atau lebih pada 6 kesempatan sebelumnya dan pada keenam ikatan itu, mereka telah tersingkir dari kompetisi.

Pepe Optimis Bisa Depak Liverpool Bersama Porto

Pepe, Pemain Belakang FC Porto itu yakin dan percaya bahawa timnya akan dapat mendepak Liverpool dari Liga Champions pada musim ini.

Di pertengahan minggu depan, FC Porto akan menunjukkan aksinya lagi di arena Liga Champions. Kali ini mereka akan pergi ke Inggris untuk bertanding melawan Liverpool di kandang merekan, Anfield untuk pertandingan leg pertama fase perempat final Liga Champions.

Di laga ini The Gunners lebih dipercaya untuk menang dibandingkan Porto. Selain karena faktor bermain di kandang sendiri, Liverpool juga memperlihatkan performa yang sangat bagus sepanjang musim ini sehingga mereka dipredikisi menjadi salah satu calon kuat untuk menjadi juara Liga Champions di musim ini.

Tetapi, Pepe dengan yakin mengatakan bahwa timnya akan mampu menuju ke babak semifinal dan menghentikan langkah Liverpool. Pepe mengatakan bawhawa ia telah meraih tiga gelar juara Liga Champions dan apabilah Tuhan berkehendak di musim ini maka gelar yang ia raih akan menjadi empat.

Pepe membenarkan bahwa The Gunners memang patut diunggulkan untuk merah juara Liga Champions di musim ini.

Namun ia menyatakan dengan tegas bahawa skuatnya tidak boleh menyerah sebelum berperang sehingga mereka di wajibkan untuk bekerja keras agar mampu menghadapi wakil Inggris itu.

Pepe juga mengatakan meskipun Liverpool lebih diunggulkan dibandingkan Porto, Namun Porto masih punya kesempat untuk bisa meraih tempat di babak semifinal jika dalam pertandingan berikutnya, mereka mampu menunjukan performa maksimal mereka.