Giroud : Aneh Harus Melawan Henry

Olivier Giroud mengejek legenda Prancis Thierry Henry menjelang pertandingan Belgia
Arsenal veteran akan berada di ruang istirahat bersama Roberto Martinez di semifinal pada hari Selasa.

Pria berusia 40 tahun, yang memenangkan Piala Dunia bersama Les Bleus pada 1998, kini menjadi asisten pelatih bos Setan Merah Roberto Martinez.

Giroud berharap untuk menunjukkan veteran Arsenal bahwa ia memilih kamp yang salah ketika kedua klub bertemu di Saint Petersburg.

Dia berkata: “Ada banyak rasa saling menghormati. Saya tidak membencinya.

“Pekerjaan saya bagus di lapangan, untuk membantu tim saya.

“Tapi aku akan bangga menunjukkan Titi bahwa dia memilih sisi yang salah!

“Dia adalah legenda hidup sepakbola Prancis dan kami sangat menghormati dia.

“Kami sangat menghormati apa yang telah dilakukannya, tetapi kami tidak akan banyak memikirkannya.

“Aku lebih suka dia bersama kita dan memberikan nasihatnya kepadaku.”

Henry, yang pensiun pada Desember 2014, masih menjadi pencetak rekor negaranya dengan 51 gol dalam 123 pertandingan.

Kroos Minta Jerman Segera Bangkit

Timnas Jerman harus mengakui kekalahan mereka atas Meksiko dengan skor 1-0 pada Piala Dunia di grup E. Pada pertandingan tersebut Jerman sebernanya memilliki dominasi penguasaan bola yang sangat jauh dari pada Meksiko. Apalagi dengan di tambahnya beberapa peluang emas yang di dapatkan oleh tim Panser membuat tim ini sangat di takuti.

Namun sayang keenakan menyerang membuat Jerman gagal menutup lubang yang ada di kanan pertahanan lawan. Joshua Kimmich yang maju menyerang terlambat turun untuk menutup pergerakan dari Javier Hernades yang menggiring bola dengan kecepatan tinggi. Lewat serangan balik Chicharito langsung menyirimkan bola terhadap Hiriving Lozano yang berada bebas di kiri pertahanan Jerman, Lozano pun langsung menembak dan mengecoh Manuel Never dengan tendangan akuratnya.

Pada menit ke-53 gol pun tidak terlepas akan hal itu, Meksiko pun unggul 1-0. Jerman yang tak mau mengalah begitu saja langsung melakukan inisiatif serangan total kegawang Meksiko. Pada menit ke 75” Jerman yang mendapatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti, dan Toni Kroos yang mengambil tendangan tersebut hampir saja menyamakan kedudukan andai tendangan bebasnya tidak membentur tiang gawang.

Hingga peluit tanda berakhinya di tiupkan skor 1-0 tidak berubah, kegagalan ini membuat Jerman harus segera bangkit pada pertandinagn kedua. Pemain Jerman Toni Kroos meminta rekan rekannya untuk segera bangkit pada pertandingan selanjutnya.

”Kalah dari Meksiko memang sangat buruk, padahal kami bermain dengan sangat baik, namun serangan balik mereka memang sangat mematikan.” ucap Kroos.

”Pada pertandingan selanjutnya kani harus segera memenangkan pertandingan untuk tiga poin yang penting.”ungkap pemain Real Madrid ini.

Oscar Tabarez : Suarez Tak Akan Gigit Pemain Lagi Di Piala Dunia Russia

Luiz Suarez merupakan salah satu penyerang terbaik dunia saat ini,kualitasnya membobol gawang lawan sudah tidak diragukan lagi,apalagi dengan pengalaman, Insting gol, penempatan posisi hingga Finisher dari mantan penyerang Liverpool sering membuat takut lini pertahanan lawan.

Di Barcelona saja di pernah berhasil mencetak 40 gol dalam satu musim hingga ia berhasil meraih gelar El Pichici. Akan tetapi kehebatan sang pemain tidak didapatkan begitu saja,ia juga pernah mengalami titik terendah dalam karier sebagai pesepak bola eropa. Yang paling kita kenal adalah kasus gigitannya terhadap beberapa pemain bertahan lawan mulai dari Blanislav Ivanovic, dan yang terparah adalah kasusnya dengan Gergio Cheilini. Kala itu Suarez yang membela timnas Uruguay bertemu dengan Italia dalam pertandingan Piala Dunia pada 2014 yang lalu hingga membuat sang bintang di diklaulifikasi dari pertandingan hingga di jatuhkan hukuman oleh FIFA tak bermain hingga setengah musim untuk klub dan  9 bulan terhadap timnas. Kejadian tersebut pun membuat ia di jual oleh Liverpool ke Barcelona pada 2014 yang lalu.

Pelatih timnas Urugay Oscar Tabarez  sendiri menjamin jika Suarez telah berubah dengan menjadi pemain yang lebih dewasa atas kejadiaan tersebut. Apalagi kejadiaan pada 2014 yang lalu banyak membuat sang pemain menjadi pemain yang lebih hingga sekarang.

Suarez yang akan memimpin lini depan Uruguay bersama penyerang PSG, Edison Cavani akan saling bahu membahu untuk bertarung di Piala Dunia di Russia nanti.

”Dia Suarez datang ke Russia untuk bertarung bersama negara Uruguay ia telah menjadi pemain yang dewasa dari sebelumnnya, Saya telah mengenalnya cukup lama” ucap Tabarez.

Tabarez juga menambahkan jika skuat Uruguay kali ini lebih bersatu dan kompak dalam turnamen ini.

3 Negara Calon Pemenang Piala Dunia Russia 2018

Piala Dunia Russia 2018 akan segera di sajikan pada pertengahan Juni mendatang, tercatat FIFA telah menyodorkan 32 Negara yang akan ikut berpartisipasi dalam ajang empat tahunan tersebut. Bagi para penggemar sepak bola, mungkin tidak sabar dengan semua pertandingan yang di sajikan oleh FIFA tersebut. Russia sendiri berhasil di tunjuk menjadi negara tuan rumah Piala Dunia, melihat keamanan yang di berikan dan Infrastruktur yang di juga tawarkan  oleh negara Vladmir Putin tersebut membuat FIFA menjadikan Russia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Namun Russia sendiri bukan negara yang cukup di sukai oleh banyak pemain terutama pelatih sepak bola, melihat cuaca yang terkadang tidak kondusif dan jarak tempuh yang sangat jauh dari para negara eropa tengah membuat banyak pelatih sepak bola terutama di level klub menjadi khawatir dengan banyak pemainnya yang bermain di turnamen tersebut.

Piala Dunia beberapa tahun yang lalu tepatnya pada 2014 yang di selenggarakan di Brazil, tempatnya di Rio De Janero, berhasil mencuri perhatiaan ketika Timnas Jerman berhasil menyingkirkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Dan pada beberapa khalayak maupun para penggemar olaharga satu ini memprediksi jika kedua negara tersebut mungkin akan kembali masuk ke babak yang lebih jauh ataupun harus tersingkir lebih dini.

Dengan Banyak yang menanti menanti negara mena yang berpotensi masuk hingga babak final, maka akan kami sajikan 3 negara yang berpotensi masuk ke babak final Piala Dunia Russia 2018.

 

Timnas Prancis

Tim yang di latih oleh Didier Deschamps ini merupakan unggulan pertama yang di prediksi berhasil meraih gelaran Piala Dunia pada tahun ini. Dengan skuat  yang berlabel bintang seperti Antonie Griezmann, Paul Pogba, Rafael Varane, Oliverd Giroud, Kylian Mbape, hingga kiper yang juga kapten klub Hugo Loris menjadi salah tim yang berpotensi menyabet Piala Dunia Russia.

Timnas Jerman

Jerman yang masih setia di tangani oleh pelatih kawakan Joshim Loew memang harus masuk dalam kategori pemenang, pasalnya mereka merupakan juara bertahan pada 2014 yang lalu. Meskipun beberapa pemain senior yang telah memutuskan pensiun seperti Bastian Shweinsteiger, Philip Lam tidak membuat pemain berkualitas dari tim Fanser menurun kualitas, Josua Kimmich, Emre Can, dan Leroy Sane bisa menjadi tumpuan tim di Russia mendatang.

Timnas Spanyol

Hampir sama dengan tim Fanser Jerman, yang telah di tinggal oleh beberapa pemain seniornya tidak membuat Spanyol kehilangan bibit kualitas dalam skuat tim Matador. Kehilangan Andres Iniesta bisa di tutupi dengan kehadiran gelandang Real Madrid Isco. Apalagi di lini belakang mereka akan tetap di motori oleh Sergio Ramos dan Gerard Pique, dan di sektor penjaga gawang, mereka memiliki David De Gea yang tampil luar biasa di gawang tim yang juga pernah menjadi juara Piala Dunia pada 2010 yang lalu.