Chelsea Bungkam Fulham 2 Gol Tanpa Balas

Chelsea berhasil menang 2-0 atas fulham pada lanjutan pertandingan kompetisi Liga Premier League 2018-2019 di stadium Stamford Bridge, hari Minggu (12-02-2018) malam hari WIB. Gol Chelsea tercipta di babak ke satu dan babak ke dua.

The Blues terlebih dahulu membuka keunggulan saat pertandingan baru saja di mulai empat menit. Pemain Chelsea yang mencetak gol terlebih dahulu adalah Pedro Rodiguez yang mencatatkan nama nya di dalam papan skor.

Gol dari Pedro Rodiguez tercipta dari skema serangan balik yang cepat, N’Golo Kante melepaskan umpan jauh kepada Pedra Rodiguez di dalam kotak pinalti. Sang pemain sendrian mengocek gocek pemain garis pertahanan FUlham, Sebelum Pedre Rodiguez melesatkan bola ke gawang Fulham yang di jaga kiper Sergio Rico. Hasil skor 1-0 bertahan sampai babak pertama selesai.

Saat memasuki babak ke dua Chelsea terus menerus menerus melakukan serangan ke Fulham. Chelsea berhasil menambahkan gol ke dua mereka di menit ke depalan sebelum pertandingan babak ke dua berakhir. Gol ke dua Chelsea tercipta lewat pemain pengganti, Tuben Lofftus Cheek. Setelah menerima umpan yang sempurna dari Eden Hazard, Tuben Lofftus Cheek dengan sanagt tenang melesatkan bola dengan kuat ke gawang Fulham.

Skor menjadi 2-0 untuk The Blues dan kedudukan ini bertahan samapai pertandingan selesai.

Dengan kemenangan ini, Chelsea kembali naik ke posisi ke tiga klasemen sementara kompetisi Liga Premier League 2018-2019 dengan berhasil mengumpulkan 31 poin. Chelsea masih tertinggal dua poin atas Liverpool pada dasar nya.

Adapun Fulham kemnali terpuruk di dasar klasemen dengn memperoleh delapan poin pada 14 pertangingan terakhir.

Mitrajudi.net – Nemanja Matic sangat meragukan perjalanan Manchester United ke mantan klub Chelsea pada 20 Oktober.
Gelandang mengundurkan diri dari skuad Serbia untuk bentrokan Liga Bangsa-Bangsa karena cedera yang tidak ditentukan

JOSE MOURINHO telah mengalami pukulan baru dengan Nemanja Matic keraguan besar untuk perjalanan Manchester United ke Chelsea.

Gelandang telah ditarik dari skuad Serbia dengan cedera yang tidak ditentukan.

Dia akan melewatkan pertandingan Nation Nations mendatangnya di Liga melawan Montenegro dan Rumania.

Cedera Matic juga berarti peluang dia menghadapi dia dan mantan klub Mourinho di Stamford Bridge pada 20 Oktober sekarang berada dalam keseimbangan.

Pemain berusia 30 tahun itu telah tampil delapan kali untuk Setan Merah sejauh musim ini dan bermain penuh 90 menit dari comeback menakjubkan Sabtu dari dua ke bawah untuk mengalahkan Newcastle.

Sekarang dia bisa dipaksa untuk duduk di luar arena pertandingan dengan The Blues setelah kembali ke United Carrington HQ untuk perawatan.

 

Hazard Mantap Kerena Tak Banyak Gaya Seperti Neymar

Mitrajudi.net – Mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce mengungkapkan jika Winger Chelsea, Eden Hazard merupakan pemain yang sangat sulit di hentikan oleh pemain bertahan lawan ketika ia sedang dalam performa baiknya.Bagi Sam Hazard sendiri merupakan pemain yang profesional ketika ia di langgar pemain pemain lawan namun ia bahkan tidak mengeluh dengan berlebihan.

Hazard sendiri di kenal sebagai winger jempolan di Primer Leangue, tak ayal kita bisa melihat performanya yang bisa melawati dua hingga tiga pemain ketika ia bermain. Skill individu, kecepatan, passing yang di berikan benar benar sangat bagus.

Melihat ia pandai melewati para pemain bertahan membuatnya sering di langgar dengan tekel tekel yang cukup mematikan hingga membuatnya terjatuh kesakitan, tapi dirinya jarang memberikan protes yang berlebihan kepada wasit ataupu kepada para pemain lawan.

Pemain pemain yang memiliki skill dewa seperti Hazard memang kerap mencari penggaran sebagai upaya untuk mendapatkan bola mati yang mungkin bisa berujung terciptanya gol. Neymar contohnya pemain milik PSG ini sangat sering di langgar pemain lawan tak sungkan pemain asal Brazil ini pun menciptakan Diving untuk mendapatkan keutungan dari pelangagran tersebut bonusnya tim yang di perkuat olehnya sering mendapatkan hadiah Penalti.

“Eden merupakan pemain yang benar benar sangat bagus di posisinya. Dia pemain yang sangat di buru oleh pemain bertahan lawan untuk di jatuhkan, terkadang beberapa pemain lawan frustasi dengan ia mampu melawati mereka. Tapi Hazard tidak pernah mengeluh berlebihan sepert Neymar yang begitu luar biasa ketika kita menyentuh kakinya saja.”beber Allardyce.

Arsenal Kembali Kalah, Unay Emery Malah Senang Kok Bisa?

Mitrajudi.net – Ntah apa yang sedang terjadi dengan Arsenal musim ini, mereka bahkan sudah kalah dua kali di dua pertandingan yang telah di jalaninya di Primer Leangue musim 2018-2019. Kelalahan melawan Manchester City pekan lalu terikut dengan kekalahan melawan Chelsea ketika bertandang ke Standford Bridge.

Arsenal sendiri harus menyerah di tangan Chelsea dengan skor tipis yaitu 3-2 pada Sabtu 18/8/2018/. Arsenal sendiri harnya berhasil mencetak dua gol yang di sumbangkan oleh Henrick Mkhitaryan dan Alex Iwobi.Dan keduanya belum bisa membawa The Gunners berhasil mengalahkan The Bluess.

Kedua tim sendiri maupun Arsenal dan Chelsea saling menyajikan permainan yang bagus kendati mereka masih memiliki beberapa kelemahan di antaranya lini pertahanan masing masing dan penyelesain akhir di gawang lawan. Chelsea sendiri lebih di unggulkan karena berhasil mendulang dua gol di 30 menit babak pertama sebelum menjelang akhir Arsenal berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Mihkitaryan dan Alex Iwobi skor 2-2 pun bertahan hingga peluit babak pertama berakhir, sampai dimana Marco Alonso berhasil mencetak gol kemenangan di menit menit akhir pertandingan berakhir.

Kekalahan dua kali secara beruntun sendiri membuat rapor merah Arsenal terulang lagi dimana mereka menjadi tim terburuk yang gagal menang dalam dua pertandingan awal di Primer Leangue.

Unay Emery pun langsung menanggapi hasil tersebut dengan sangat postive meski timnya harus kalah di pertandingan tersebut.

”Ini pertandingan Arsenal yang sangat baik, ketika kami tertinggal dua gol kami langsung berhasil bangkit dan mengimbangi lawan. Kami langsung bereaksi dengan dua gol, saya pikir kami sebenarnya bisa mencetak tiga gol pada pertandingan ini namun sayang penyelesain akhir menjadi pekerjaan kami berikutnya.”

 

Smith : Chelsea Akan Sulit Musim Ini

Mitrajudi.net – The Bluess Chelsea musim ini sudah bertampuk kepemimpinan dengan pelatih baru Maurzio Sarri, kehadiran mantan pelatih Napoli itu memang sangat di butuhkan mengingat Antonio Conte yang gagal membawa Chelsea bersaing di Primer Lengue musim lalu kendati mereka merupakan juara bertahan terpaksa terlempar dari zona Liga Champions hingga membuat mereka gagal berpartisipasi dalam ajang tersebut musim ini.

Kehadiran Sarri sendiri berdampak positif di Primer Leangue musim ini pada pertandingan pertama saja mereka berhasil menang dengan skor 3-0 dari Huddersfield pada pekan lalu. Sehingga banyak yang optimis jika Sarri mampu mengembalikan kejayaan Chelsea musim ini setidaknya bisa memperebutkan gelar Primer Leangue.

Namun eks pemain Arsenal yakni Alan Smith menyebutkan jika Chelsea akan sulit bersaing pada musim ini di tangan Sarri. Hal itu ia katakan ketika berjumpa klub seperti Manchester City di ajang Community Shield dimana mereka harus takluk dengan skor 2-0.

”Saya tidak tahu apakah skuat Chelsea sekarang sudah menyatu dengan taktik yang di bawa Sarri dari Napoli. Ketika mereka bermain melawan City pada dua pekan yang lalu saya melihat banyak pemain Chelsea yang tidak tahu bagaiman Sarri Ball bekerja untuk mereka.”

”Kemungkinan hanya dua cara, ini sangat sederhana yang pertama adalah jika mereka dapat segera beradaptasi dengan taktik pelatih maka mereka memiliki peluang. Namun jika mereka terlambat dalam penyesuaain maka mereka akan selesai lebih awal.”

”Dengan demikian akan sangat sulit membicarakan peluang juara, ingat Primer Leangue musim ini akan di isi oleh banyak klub yang berpeluang dalam kompetisi ini, jika anda memiliki kesalahan atau terlambat maka anda akan berakhir lebih dini.”

Chelsea Rekrut Fekir ?

Mitrajudi.net – Klub asal London Chelsea di beritakan tertarik untuk mendatangkan pemai milik Olimpic Lyon yakni Naby Fekir kehadiran dari sang pemain membuat The Blues membutuhkan sosok pemain seperti Fekir. Apalagi dengan mereka yang terancam kehilangan Hazard dan Willian.

Chelsea sendiri bersama manager baru Maruzio Sarri memang sedang membutuhkan sosok pemain dengan typekal nomor 10 terlebih yang bersangkutan merupakan pemain yang sangat baik. Awal musim ini saja mereka baru mendatangkan seorang Jorginho dari Napoli dan Robert Green secara gratis.

Melihat bursa transfer pemain yang akan segera di tutup membuat Chelsea langsung segera berburu pemain tambah baru, dan mereka sudah langsung bernegosiasi dengan Lyon perihal transfer fekir musim ini dan akan segera mendatangkannya dengan segera.

Seperti yang kita ketahui jika Fekir sendiri sempat akan berlabuh ke Liverpool musim ini terlebih yang bersangkutan sudah menyatakan kesediaanya untuk bermain bersama asuhan Jurgen Klopp sayangnya transfer tersebut gagal terwujud mengingat harga dari Fekir yang terlalu mahal membuat The Reds mundur dari pemburuaan.

Namun yang menjadi mundurnya Liverpool tidak hanya harganya tapi kondisi riwayat cedera yang pernah menimpa Fekir, cedera tersebut merupakan cedera ACL lutut yang hal tersebut adalah cedera yang parah dan memiliki riwayat untuk kambuh kembali.

Jika Chelsea akan merekrut Fekir mereka jelas harus mempertimbangkan kondisi lutut sang pemain jika pada akhirnya akan bergabung dengan The Blues. Mengingat jika bermain di Primer Leangue yang mengandalkan fisik jelas kondisi cedera seperti ACL merupakan hal yang bisa kembali untuk kambuh lagi.

Willian Kecewa Dengan Conte Yang Melepas Costa

Mitrajudi.net – Gelandang Chelsea, Willian mengaku marah dengan manager Antonio Conte perihal di jualnya Diego Costa musim lalu. Ternyata Willian memiliki cerita mengenai di jualnya Costa oleh Conte, bersama Chelsea sendiri Costa berhasil menyumbangkan dua trofi Liga Primer Inggris selama tiga tahun di Standford Bridge.

Di depaknya Costa dari Chelsea, berawal ketika dirinya menerima SMS dari manager Antonio Conte yang sudah tidak ingin memakainya lagi dan mengusirnya dari Chelsea. Ia akhirnya langsung memutuskan pindah ke Atletico Madrid di musim lalu dengan bendrol mencapai 65 juta euro.

Willian yang mengetahui kabar tersebut langsung mengatakan jika Conte memang tidak hanya memiliki hubungan yang buruk dengan Costa, melainkan dengan beberapa pemain Chelsea di antaranya adalah David Luiz.

”Tidak hanya dengan Costa, dirinya juga memiliki hubungan yang kurang baik dengan Luiz. ” beber Willian kepada BBC. ” Pada saat itu saya sedang berada di Austaralia bersama timnas Brazil, kala itu Costa mengirimkan saya sebuah pesan.”

”Ia mengatakan saya akan pergi, Conte sudah tidak membutuhkan saya lagi.Lalu saya bertanya mengapa demikian? dia mengirimkan saya pesan dan mengatakan saya tidak di butuhkan lagi, dan tak usah kembali lagi dari Chelsea.”

”Saya hanya mengatakan jika tim ini sangat membutuhkan sosok seperti Costa, lihat apa yang terjadi ketika tidak ada Diego.”

Legenda Chelsea Frank Lampard juga menyebutkan jika kehadiran Costa sangat berpengaruh untuk Chelsea, mengingat ia merupakan lumbung gol klub.

”Liga Primer sangat merindukan sosok seperti Costa, dia merupakan pemain yang memiliki kualitas yang luar biasa dan Chelsea benar benar melakukan kesalah terburuk.”

Apakah Maurizio Sarri Akan Memulai Era Baru Dengan Pemain Muda Di Chelsea

Ketika kedatangan seorang manager baru untuk melatih klub yang di pimpinnya akan ada suatu Dilema tersendiri bagi beberapa pemain yang terancam masa depanya di klub tersebut.Salah satu contoh adalah beberapa pemain muda yang tidak memiliki jam terbang yang banyak ketika bermain untuk klub pemiliknya.

Klub klub raksasa eropa memang idientik dengan banyak bintang yang bersinar untuk segera di datangkan ke klub demi mencapai ambisi mereka. Sedangkan pemain muda yang di promosikan ke tim utama mulai tersisih hingga tidak miliki masa depan yang pasti dengan klub tersebut.

Nah, ini yang mulai terjadi dengan Chelsea yang memang sangat populer dengan pemain mudanya yang bersinar. Di Primer Leangue contohnya ketika Jose Mourinho mengambil alih Chelsea pada tahun 2013 yang lalu ia berombak habis habisan klub yang telah di regenerasikan oleh Roman Abramovic. Pemain pemain muda yang memiliki talenta yang di datangkan oleh taipan minyak asal Russia itu ke Chelsea berangsur di lepas oleh Mourinho, ada di pinjamkan ada pula yang di lepas dengan permanen.

Celakanya beberapa pemain yang di lepas oleh Mou malah bersinar sekarang bahkan ada yang bereuni dengannya sekarang di Manchester United, yakni Romelu Lukaku. Tidak hanya Lukaku, Kevin De Bryune yang sempat di lepas ke Wolfsburg lalu di datangkan oleh Manchester City menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Di lihat dari kedua sosok tersebut kita tak bisa mengalihkan pandangan kita kepada Mohammed Salah yang tampil ciamik bersama Liverpool yang juga merupakan eks pemain The Blues.

Di lihat dari tred rekor  Chelsea yang merupakan penantang gelar pada periode 2000an ketika di ambil alih oleh Abramovic seakan menjadi klub yang malah menciptakan pemain pemain berkualitas untuk para rival di Primer Leangue.

Namun tunggu dulu, pelatih baru Chelsea yang baru saja menggantikan Antonio Conte yakni Maurizio Sarri terlihat mulai mencoba memberanikan diri untuk memainkan para pemain muda ketika bersua Inter Milan pada ICC di Amerika. Ini menandakan jika Sarri mungkin akan mencoba membangun era baru dengan para pemain muda apalagi melihat kondisi harga transfer para pemain muda yang menggila meskipun belum teruji dengan prestasi yang mereka raih.

Berikut Komentar Sarri Yang Resmi Menggantikan Antonio Conte

Maurizio Sarri diresmikan sebagai pelatih kepala baru Chelsea di Stamford Bridge pada Rabu, kurang dari seminggu setelah menggantikan Antonio Conte yang dipecat dengan kontrak tiga tahun.

Dia terbang dengan pasukan ke Australia di kemudian hari untuk memulai persiapan untuk pramusim pertama The Blues ‘persahabatan melawan Perth Glory pada hari Senin, tapi bagaimana dia tampil di depan media Inggris dan internasional yang berkumpul?

Kesan Pertama

 

Sarri melangkah dengan percaya diri ke Drake Suite Stamford Bridge tak lama setelah jam 2:00 siang. di London dan tersenyum hangat saat ia memegang kemeja Chelsea yang dipersonalisasi di depan kerumunan wartawan yang lebih kecil daripada yang muncul untuk kedatangan Conte dua tahun lalu – lebih merupakan refleksi pada waktu konferensi pers ini, tiga hari setelah final Piala Dunia , dari pada salah satu pelatih.

Dia secara singkat berbicara kepada media dalam bahasa Inggris untuk meminta maaf atas fakta bahwa sebagian besar dari konferensi pers akan dilakukan di negara asalnya, Italia. Sebenarnya, komandonya dalam bahasa Inggris lebih baik daripada Conte pada tahap yang sama tahun 2016, tetapi kepercayaan dirinya dalam hal itu jelas kurang.

Penampilan

 

Tampak tajam dalam setelan yang dirancang khusus, Sarri yang bersih bercukur dan berkacamata memenuhi standar manajer Italia yang modis di Liga Premier yang Carlo Ancelotti dan Conte pertahankan di Stamford Bridge.

Sadar atau tidak, Sarri membuktikan dirinya sebagai ideologis yang berlawanan dengan Conte sepanjang, kembali ke keyakinan utamanya bahwa sepak bola harus “menyenangkan” setiap sesering pendahulunya yang dirujuk “bekerja” di alamat media Stamford Bridge pertamanya.

“Tujuan saya adalah bersenang-senang selama saya di sini dan bersaing di semua kompetisi sampai akhir,” katanya.

“Ours bukan olahraga tapi permainan, dan siapa pun yang memainkan permainan mulai melakukan itu ketika mereka masih muda. Ini menyenangkan. Anak di masing-masing dari kita harus dipelihara karena ini sering membuat kita yang terbaik.

“Saya pikir jika sebuah tim bersenang-senang sering, para penggemar juga. Ini sangat penting, dan kemudian ada tujuan tingkat tinggi, tetapi kita harus mulai dengan bersenang-senang. Ini penting bagi kami dan penggemar kami.”

Ditanya apakah “menyenangkan” memenangkan piala, dia menjawab dengan senyum: “Terkadang ya, kadang tidak. Tapi saya pikir lebih baik menikmati.”

Sarri, bagaimanapun, sedikit meributkan ketika dia diingatkan bahwa dia belum memenangkan perak besar dalam karir kepelatihan 13 tahunnya, menanggapi dengan pertahanan yang meyakinkan dari catatannya di Napoli.

“Memang benar saya belum memenangkan apa pun, tetapi saya telah berada di Serie A lima tahun, dan [saya] berpikir terpisah dari Juventus, tidak ada yang memenangkan apa pun,” katanya. “Selama tiga tahun berturut-turut [di Napoli], kami memiliki catatan poin. Pada tahun pertama, 81 poin, 82 adalah rekor lain dan 91 juga.

“Saya pikir kami bekerja sangat baik, dan perbedaan dalam bekerja dengan baik dan menang seringkali minimal. Saya berharap saya akan dapat mengisi kesenjangan ini dengan klub ini, perbedaan antara melakukan dengan baik dan menang.”

Mungkin yang paling penting dalam terang konflik internal yang membuat posisi Conte tidak bisa dipertahankan, Sarri menegaskan kembali keyakinannya bahwa dia adalah seorang pelatih, bukan manajer ketika datang ke transfer.

“Saya pikir saya adalah salah satu dari beberapa manajer yang bosan dengan bursa transfer,” katanya. “Saya tidak ingin membicarakannya. Saya tidak begitu tertarik. Saya pikir tugas kami sebagai manajer adalah tentang menumbuhkan pemain yang kami miliki.”

Sarri juga menyatakan penyesalan tentang komentar homofobia dan seksis yang dia buat saat pelatih Napoli, sangat sadar bahwa pengulangan tidak akan ditoleransi di Chelsea.

 

Bintang Persib Ini Merupakan Pemain Kesayangan Mourinho

Kabarbola-Siapa yang tidak mengenal Jose Mourinho ? ya dirinya merupakan salah satu pelatih terbaik dunia dalam 10 tahun terakhir. Memiliki segudang pengalaman dalam melintang sebagai pelatih sepak bola,tidak membuat pelatih berusia 54 tahun tersebut tak patah semangat guna membuat timnya memenangi sebuah gelar.Namun yang membuat pelatih asal Portugal tersebut Spesial adalah ketika ia memiliki hubungan dengan pemainnya. Ya Mou memang terkenal sebagai pelatih yang pandai humoris dan juga memiliki hubungan personal dengan para pemain yang pernah bekerja sama dengannya.

Nah,mantan anak didik Mourinho yang tengah mengadu nasib di Liga Indonesia yaitu Michael Essien mendapatkan pujian dari sang The Special One, baru baru ini Mourinho membeberkan hubungannya dengan Essien ia  menyebutkan jika Essien merupakan pemain yang sangat ia sayangi layaknya seorang anak.

Mourinho dan Essien sendiri pernah saling bekerja sama ketika menangani  Chelsea, tidak hanya itu ketika Mou melatih Real Madrid ia membawa sang pemain ke Santiago Bernabeu pada musim 2013 yang lalu.Essien berhasil membantu Mourinho memenangi 6 gelar kepada kedua klub tersebut.

”Essien bukanlah pemain saya, tapi adalah anak saya.Hubungan kami luar biasa, lebih dari sebuah cerita.” ujar Mourinho kepada Exprees.

”Dia [ Essien] Membawa saya ke kampung halamannya. Jadi saya mengetahui dengan sangat betul bagaimana ia kecil dan tumbuh, lalu ia mengajak saya untuk berjumpa dengan teman temannya dan kami bermain bola.” ucapnya.

Tidak hanya memuji hubungannya dengan Essien, pelatih yang kini menangani Manchester United tersebut menyebutkan jika Essien memiliki loyalitas yang luar biasa sebagai pemain.

”Saya melihat Essien seperti ksatria yang siap mati di medan perang,dia rela berkorban, dan darah seperti bagian yang tidak terpisahkan dari nya di lapangan.” sambungnya.

”Ksatria yang terus tersenyum, itu lah yang tidak bisa saya lupakan tentang Essien.” tutup pelatih Manchester United tersebut.