Zidane Rusak Harmonis Real Madrid

Salah satu Pelatih baru dari Real Madrid, Zinedine Zidane baru baru ini membuat heboh dunia perbolaan. Bagaimana tidak dirinya sendiri kembali memberikan ajaran untuk Los Blancos yang sebelumnya dirinya sudah pernah melatih di klub ini.

Zidane sendiri pertama kali mengajar Real Madrid di tahun 2016 dan sukses mendapatkan Trofi Liga Champions sebanyak 3 kali yang mereka dapatkan secara beruntun.

Namun baru-baru ini juga terdengar kabar bawha Zidane mengambil sebuah keputusan besar yang sangat fatal untuk ruang ganti Madrid.

Real Madrid sendiri menjamu Huesca yang dimana dirinya menurunkan putranya untuk bermain dengan tim senior untuk menggantikan Keylor Navas dan juga Thibaut Coutois, Tentu dengan hal itu Zidane bisa saja merusak hubungan dirinya dengan beberapa pemain di Santiago Bernabue.

Pecahkan Kerharmonisan

Keputusan yang di buat oleh Zidane bukan hanya tidak di terima oleh pemain namun hal itu juga tidak di terima oleh banyak fans mereka terutama pada para pengamat bola di dunia.

Pelatih dari Barcelona, Valverde. Mengaku bawha diri Zidane sangat gila karena dirinya sendiri menurunkan anak untuk bermain di liga yang besar ini padahal anaknya sendiri baru saja bermain untuk liga junior yang dimana anaknya saat ini masih berusia 20 Tahun, Ia juga mengatakanhal ini dapat memecahkan keharmonisan di ruang ganti.

“Zidane sudah melanggar aturan yang berat dimana dirinya telah menurunkan anaknya untuk bermain di liga yang besar ini dalam menggantikan Navas. Hal ini sangat buruk untuk para pemain yang ada di Los Blancos.

Hal Yang Membuat Jose Mourinho Tidak Lagi Menarik Untuk Klub Eropa

Jose Mourinho sempat mendapatkan kabar bahwa namanya muncul pada bursa pelatih Real Madrid untuk menggantikan Santiago solari. tapi pihak
Madrid lebih memilih Zinedine Zidane ketimbang Mourinho sebab para pemain senior seperti Sergio Ramos dan Karim Benzema mengatakan sang
mentor dapat menimbulkan masalah baru di Los Blancos nantinya. Pihak Madrid langsung berpikir ulang dan panjang untuk mendatangkan The Spesial One karena terakhir meninggalkan MU banyak cerita yang terhembus tidak enak didengar. Berikut hal dan fakta mengenai Mourinho yang akan kami bahas kali ini.

1. Sering Ada Masalah Dengan Pemain
Jose Mourinho memang punya ego yang tinggi sebab pelatih asal Portugal ini sering membuka aib anak asuhnya kepada publik. dimana pasti membuat para pemain lainnya tidak nyaman salah satu korban terbaru di Manchester United kepada pemain termahal Paul Pogba dan dulu saat di Madrid juga pernah bermasalah dengan Sergio Ramos.

2. Sering Konflik Dengan Pelatih Lainnya
dimana Mourinho memang dekenal sering menyindir pelatih yang menjadi rivalnya setelah bertanding. Salah satunya pada saat melatih MU dirinya
pernah menyidir dan menghina kepada pelatih Tottenham Hotspur bahwa masih belum pantas menjadi juara liga Premier League karena berbeda
dirinya yang sudah mengoleksi tiga gelar.

3. Taktik Lama Yang Sering digunakan
Jose Mourinho memang dikenal dengan taktik strategi gaya bermainnya sendiri dimana menyajikan kesuksesan Chelsea,Inter Milan dan Real Madrid tapi sayang zaman sudah berubah dan dirinya tidak beradaptasi dengan baik. dimana pelatih sekarang terus bervolusi dengan gaya bermain baru tapi Mourinho terus mempertahankan gaya bermainnya dulu.

Luka Modric Curhat Soal Kinerja Real Madrid Pada Musim Ini di Twitter

Satu pekan terakhir ini mungkin akan menjadi pekan yang memberatkan untuk Real Madrid. Kalangan dari para penggemar setia Madrid juga merasa terpukul dengan performa klub kesayangannya tak seperti biasanya.

Keadaan yang berbeda tersebut dirasakan oleh salah satu pemain bintang asal Real Madrid, Luka Modric. Pemain tersebut bahkan menggunakan akun sosial media Twitter nya untuk curhat colongan dan menuliskan apa yang menjadi unek-uneknya selama ini.

Pemain yang kini sudah berusia 33 tahun ini menegaskan bahwa timnya akan bangkit dari masa sulit yang dialami saat ini.

Modric menuliskan, “Keadaan yang terjadi saat ini di Madrid adalah pekan terberat dalam karir saya. Sukses itu bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan bagaimana anda bisa bangkit dari keterpurukan”

Satu pekan terakhir ini mungkin akan menjadi pekan yang memberatkan untuk Real Madrid

Gelandang asal Kroasia ini mungkin tidak akan menyangka akan menghadapi awal musim yang sangat suram seperti saat sekarang ini. Musim tahun lalu, dirinya memimpin timnas asal Kroasia keajang Piala Dunia.

Walaupun harus takluk dari Prancis, performa apik dari Modric membuatnya berhasil memenangi sebuah penghargaan piala Golden Ball dan Ballon d’Or 2018. Namun pada musim 2018 – 2019 ini, Los Blanco jauh dari performa dan prestadi apiknya.

Sampai sekrang belum ada tanda-tanda dari Los Blancos untuk bisa mencapai target, bahkan beberapa target yang sudah ditetapkan oleh mereka sudah tidak mungkin bisa dicapai. Real Madrid sudah dipastikan sudah tersingkir dari ajang Copa del Rey dan Loga Champions.

Los Blancos sudah tertinggal 12 poin dari Barcelona yang saat ini masih bertahan dipuncak klasemen sementara la Liga musim ini.

Jorge Valdono Anggap Vinicius Junior Berpeluang Menjadi Bintang Besar

Eks Direktur asal Real Madrid, Jorge Valdano berpendapat bahwa Vinicius Junio memiliki peluang untuk menjadi sosok pemain bintang besar untuk kedepannya. Dirinya juga berpendapat bahwa Vinicius masih belum menjadi pemain yang kompeten.

Real Madrid merekrut Vinicius Junior dari Flamengo pada bulan Mei 2017. Namun transfer tersebut baru dianggap efektif pada bulan Juli 2018. Hal tersebut dilakukan El Real karena masih menunggu Vinicius mencapai usia 18 tahun.

Diawal kepelatihannya, Vinicius ditempatkan di Real Madrid Castilla oleh Julen Lopetegui. Tetapi sejak kepelatihan diambil alih oleh Santiago Saaru, Vinicius mendapatkan kesempatan untuk bermain di tim utama bersama dengan yang lain.

Eks Direktur Real Madrid, Jorge Valdano berpendapat bahwa Vinicius Junio memiliki peluang untuk menjadi sosok pemain bintang besar untuk kedepannya

Dengan demikian, Vinicius mampu memperlihatkan kemampuan positifnya. Dengan performa yang dimiliki oleh Vinicius, Valdano beranggapan bahwa pemain yang kini berusia 18 tahun ini masih sangat membutuhkan banyak belajar guna untuk menunjang perkembangannya.

Valdano mengatakan, “Pada musim ini, Real Madrid masih memiliki sebuah kelemahan yang belum pernah diketahui yaitu klub tersebut selalu mempercayakan pemain muda untuk menjadi penentu laga yang dijalani mereka”,

“Saya bukanlah sosok yang tidak tahu akan performa dan kemampuan yang dimiliki Vinicius. Dirinya adalah pemain muda yang bagus namun dengan seiring berjalanya waktu dia memang masih membuthkan banyak latihan dan pergalaman yang lebih untuk meningkatkan performanya” tutup Valdano

Semenjak dipromosikan ke tim utama Real Madrid, Vinicius Junior sudah berhasil mencatatkan empat gol dari 256 laga yang sudah dijalankan Los Blancos.

Bek Real Madrid Tolak Tawaran MU

Usaha Manchester United (MU) untuk mendapatkan bek Real Madrid diyakinkan akan tertutup. Pemain asal Prancis itu dikabarkan tetap akan berkariernya di Spanyol.

Beberapa tahun yang lalu Varane diakui sebagai bek muda berpotensial. Varane sudah menampilkan bakatnya di lini pertahanan Real Madrid dan menjadi duet bek mau dengan Sergio Ramos.

Bakatnya dipantau berbagai klub besar Eropa. Salah satunya Manchester United yang sudah berusaha mendatangkannya saat dirinya masih memperkuat RC Lens tahun yang lalu.

Tetapi dilansir skyysports, Sang Setan Merah akan sulit untuk mendatangkan Varane dari El Real. Karena sang pemain sudah memutuskan akan bertahan di Santiago Bernabeu dan Varane  ingin pensiun di El Real.

Ia tidak akanpergi dari Real Madrid karena dirinya sudah nyaman dengan Los Blancos. Varane  juga menyukai suasana kota Madrid dan juga rekan tim. Alasan yang menyakinkan Varane  untuk tetap bertahan karena Madrid selalu ingin memburu gelar juara di semua kompetisi.

Hal itu yang membuat Varane  bisa melewatinya bersama Real Madrid. Varane juga memutuskan dengan tegas untuk bertahan lebih lama di Santiago Bernabeu.

Varane juga mengakui bahwa selain Manchester United ada juga dari pihak Chelsea yang menginginkan jasanya, tetapi Varane menolak semua tawaran dari berbagai klub besar Eropa.

Ia juga mengakui senang bisa berduet dengan Sang Kapten Madrid, Sergio Ramos dan dirinya ingin lebih banyak belajar dari bek tengah terbaik di dunia tersebut.

Varane juga sempat menemui presiden Real Madrid, Florentino Perez di mana Varane meminta untuk menolak semua tawaran dari berbagai klub-klub besar manapun kepada Perez.

Untuk hal ini, Real Madrid dapat mempertahankan Varane. Karena sang bek sudah memperpanjang kontraknya tahun lalu masa kontrak tersebut sampai tahun 2022.